Jumat, 21 September 2018

Sony Rilis PlayStation Classic

Sony Bakal Rilis PlayStation Classic, Catat Tanggal Peluncurannya


Bercermin dari kesuksesan Nintendo merilis ulang konsol lawasnya dalam ukuran mini, Sony ikutan 'menghidupkan kembali' konsol pertamanya, yakni PlayStation (PS).
Kabar kehadiran kembali konsol yang hampir selama 25 tahun ini "mati suri" dikonfirmasi lewat situs resmi perusahaan.

Dikutip dari Blog PlayStation, Rabu (19/9/2018), konsol gim pertama yang terjual 100 juta unit di seluruh dunia itu akan mulai bisa dibeli pada 3 Desember 2018.

Seperti NES Classic dan SNES Classic, konsol gim yang diberi nama PlayStation Classic ini dibanderol dengan harga USD 99 atau sekira Rp 1,4 juta itu sudah menyertakan 20 judul gim di dalamnya.
Sayang, Sony masih belum mengungkap secara lengkap judul-judul gim yang ada di dalam konsol.

Adapun judul gim yang sudah terkonfirmasi saat ini, termasuk Final Fantasy VII, Tekken 3, Wild Arms, Jumping Flash dan Ridge Racer Type 4.

Hadir dengan ukuran 45 persen lebih kecil dari konsol original PlayStation, Sony menyertakan dua kontroler PS1, satu kabel HDMI, dan kabel power di dalam kotak penjualan PlayStation Classic.
Hingga berita ini di-publish, masih belum ada kabar apakah konsol PlayStation Classic ini akan menyambangi Indonesia pada tanggal yang sama.

Bocoran Informasi 4 Bulan Lalu

Kabar kehadiran konsol PSOne versi mini ini terungkap langsung oleh CEO Sony Interactive Entertainment (SIE), John Kodera, di salah satu sesi wawancara baru-baru ini.

"Masih belum banyak informasi yang bisa diungkap. Kami (SIE) terus menggali aset lama, dan banyak cara untuk mewujudkannya. Saat ini sudah ada diskusi yang terjadi (secara internal) tentang bagaimana bisa mewujudkan rencana itu," ungkap Kodera seperti yang dilansir dari Mantan Web, Senin (28/5/2018).

Senin, 17 September 2018

Makin Populer, Fortnite Jadi Penyebab 200 Pasangan Cerai


gim bergenre battle royale buatan Epic Games ini makin hari semakin populer di kalangan gamer.
Meski sangat populer di berbagai negara di dunia, nyatanya gim pesaing PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG) ini memiliki dampak negatif, khususnya bagi gamer yang sudah menikah.
Dilansir Divorce Online, Senin (17/9/2018),  dan gim lainnya dilaporkan menjadi alasan lebih dari 200 pasangan bercerai di 2018.
"Jumlah laporan ini setara dengan sekitar 5 persen dari 4.665 petisi yang telah kami tangani sejak awal tahun, dan sebagai salah satu laporan perceraian terbesar di Inggris," kutip juru bicara Divorce Onlinedalam keterangan resminya.
Laporan tersebut juga menyebutkan aktivitas online, seperti bermain gim, pornografi, dan media sosial adalah salah satu alasan banyak pasangan bercerai di 2018.
Fakta karena laporan tersebut tidak termasuk gamer di Amerika Serikat dan negara-negara lain, diduga kasus perceraian karena gim  mungkin lebih besar.
Pada akihr Agustus 2018, Epic Games meluncurkan gim versi beta Android yang sudah lama dinanti, yakni Fortnite.
Baru-baru ini, Epic Games mengungkap laporan berapa banyak gamer yang men-download gim bergenre multiplayer survival shooter tersebut.
Dilansir Gamerant, Minggu (9/9/2018), Fortnite versi beta sudah di-download lebih dari 15 juta kali di Android hingga saat ini.
Tak hanya itu, pengembang juga mengungkap ada lebih dari 23 juta gamer di dunia yang mendaftarkan diri untuk dapat bermain gim tersebut lebih awal.
Meski hanya sebatas undangan terbatas, Epic Games mencatat jumlah tersebut sama ketika gim Fortnite versi beta meluncur di iOS.
Tak perlu diragukan, jumlah unduhan pengguna Android tersebut cukup mengesankan, mengingat fakta gim Fortnite tidak tersedia di Google Play Store.
bagai informasi, beberapa waktu lalu sejumlah gamer sempat mengkhawatirkan tentang apakah fileAPK gim Fortnite memiliki celah keamanan atau tidak.
Perlu dicatat, berhubung gim Fortnite masih dalam tahap beta, pengembang menyebutkan pemain akan menemukan berbagai masalah ketika bermain di perangkat Android-nya.

Gamers Pakai Galaxy Note 9 di Toko Demi Skin Fortnite

Lebih lanjut, Galaxy Note 9 jadi salah satu perangkat pertama yang kebagian gim Fortnite. Sekadar diketahui, Fornite adalah gim yang tengah digandrungi oleh gamers di seluruh dunia.
Khusus untuk Galaxy Note 9, smartphone Rp 13 jutaan ini dibekali Fortnite Game Bundle yang nilainya sekitar USD 150 (setara Rp 2,2 jutaan). Dengan bonus ini, pengguna Galaxy Note 9 bisa mendapatkan beragam skin ekslusif di dalam gim.
Namun demikian, untuk mendapatkan skin ekslusif Galaxy Fortnite, gamers diharuskan melakukan registrasi ke aplikasi Shop Samsung , kemudian memilih opsi Game Bundle.
Mereka kemudian bisa menukarkan skin tersebut setelah masuk menggunakan akun Samsung di Galaxy Note 9 ataupun Galaxy Tab S4.
Sayang, alih-alih membeli smartphone, tidak sedikit gamers memanfaatkan unit demo Galaxy Note 9 di toko untuk bisa mendapatkan skin Fortnite secara gratisan.

Minggu, 16 September 2018

Fortnite Tembus 15 Juta Download


Pada akihr Agustus 2018, Epic Games meluncurkan gim versi beta Android yang sudah lama dinanti, yakni fortnite.

Baru-baru ini, Epic Games mengungkap laporan berapa banyak gamer yang men-download gim bergenre multiplayer survival shooter tersebut.
Dilansir Gamerant, Minggu (9/9/2018), fortnite versi beta sudah di-download lebih dari 15 juta kali di Android hingga saat ini.

Tak hanya itu, pengembang juga mengungkap ada lebih dari 23 juta gamer di dunia yang mendaftarkan diri untuk dapat bermain gim tersebut lebih awal.
Meski hanya sebatas undangan terbatas, Epic Games mencatat jumlah tersebut sama ketika gim Fortnite versi beta meluncur di iOS.

Tak perlu diragukan, jumlah unduhan pengguna Android tersebut cukup mengesankan, mengingat fakta gim Fortnite tidak tersedia di Google Play Store.

Sebagai informasi, beberapa waktu lalu sejumlah gamer sempat mengkhawatirkan tentang apakah file APK gim Fortnite memiliki celah keamanan atau tidak.
Perlu dicatat, berhubung gim Fortnite masih dalam tahap beta, pengembang menyebutkan pemain akan menemukan berbagai masalah ketika bermain di perangkat Android-nya.

Gamers Pakai Galaxy Note 9 di Toko Demi Skin Fortnite

Lebih lanjut, Galaxy Note 9 jadi salah satu perangkat pertama yang kebagian gim Fortnite. Sekadar diketahui, Fornite adalah gim yang tengah digandrungi oleh gamers di seluruh dunia.
Khusus untuk Galaxy Note 9, smartphone Rp 13 jutaan ini dibekali Fortnite Game Bundle yang nilainya sekitar USD 150 (setara Rp 2,2 jutaan). Dengan bonus ini, pengguna Galaxy Note 9 bisa mendapatkan beragam skin ekslusif di dalam gim.
Namun demikian, untuk mendapatkan skin ekslusif Galaxy Fortnitegamers diharuskan melakukan registrasi ke aplikasi Shop Samsung , kemudian memilih opsi Game Bundle.
Mereka kemudian bisa menukarkan skin tersebut setelah masuk menggunakan akun Samsung di Galaxy Note 9 ataupun Galaxy Tab S4.
Sayang, alih-alih membeli smartphone, tidak sedikit gamers memanfaatkan unit demo Galaxy Note 9 di toko untuk bisa mendapatkan skin Fortnite secara gratisan.

Google Temukan Celah Keamanan di Gim Fortnite Versi Android

Keputusan Epic Games untuk tidak meluncurkan gim buatannya, Fortnite, di Google Play memang terbilang cukup berani.
Diketahui, Epic Games memutuskan untuk tidak meluncurkan di toko aplikasi Android tersebut karena tidak ingin membayar "persenan" ke Google setiap kali terjadi transaksi in-app purchase (IAP) di dalam gim.

Selain membuat terkejut, banyak pihak juga khawatir keputusan penerbit gim ini karena alasan keamanan. Keresahan tersebut akhirnya terbukti.
Dikutip dari laman Ubergizmo via TechCrunch, Senin (27/8/2018), Google mendapati installer gim Fortnite untuk Android memiliki celah keamanan.
Google menyebutkan, celah keamanan tersebut dapat dideteksi dan dihindari bilamana gim tersebut dirilis via Play Store.

Terlepas dari penemuan tersebut, Epic Games menyebutkan saat ini pengembang gim sudah menambal celah keamanan tersebut hanya dalam waktu kurang dari sehari.
Karenanya, kecil kemungkinan hacker mampu menemukan dan mengeksploitasi celah keamanan tersebut setelah diperbaiki dalam waktu yang singkat.

Epic Games sudah meminta Google untuk menunggu selama 90 hari sebelum mengungkap temuan bug tersebut, namun raksasa mesin pencari tersebut justru membocorkannya lebih dulu.
Tindakan Google ini pun mendapatkan reaksi keras dari CEO Epic Games, Tim Sweeney. Ia menyebut Google tidak "bertanggung jawab" karena sudah membocorkan celah keamanan di Fortnite lebih awal.

Jumat, 14 September 2018

Suka Main Gim PUBG Mobile? 5 Smartphone Ini Layak Jadi Pilihan Kamu





Tak dapat dimungkiri, gim  (PUBG) memang sedang berada di puncaknya.
Meskipun genre battle royale terbilang baru di kalangan gamerPUBG semakin populer ketika gim tersebut meluncur di perangkat Android.
Hadir dengan tampilan grafis yang cukup mumpuni, wajar bilamana banyak fans berat pubg penasaran soal smartphone apa saja yang bisa memainkan gim dengan lancar dan grafis yang memukau.
Tak perlu pusing, Tekno Liputan6.com mengompilasi daftar rekomendasi smartphone apa saja yang bisa memainkan gim PUBG hingga maksimal.
Sebagai informasi, faktor penentu agar bisa bermain PUBG secara maksimal termasuk prosesor, RAM, hingga ukuran layar.
Sebagai catatan, Razer Phone dan ROG Phone tidak termasuk ke dalam daftar ini mengingat kedua smartphone tersebut masih belum resmi meluncur di pasar Indonesia.

1. Galaxy Note 9
Meski tidak secara khusus menargetkan pasar pengguna gamer, Galaxy Note 9 merupakan salah satu smartphone premium terbaik untuk bermain gim.
Ini karena perangkat baru dari Samsung itu hadir dengan layar beresolusi tinggi di pasaran, dan tentunya didukung oleh hardware yang tinggi.
Informasi, Galaxy Note 9 yang meluncur di Indonesia hadir menggunakan prosesor Exynos 9810, RAM 6/8GB. dan pilihan memori internal 128/512GB (bisa ditambah hingga 1TB dengan microSD).
Dengan kemampuan hardware tersebut, gim PUBG Mobile pun dapat beroperasi dengan maksimal.

2. Huawei P20 Pro


Tampil sebagai smartphone pertama di dunia dengan tiga lensa kamera, Huawei P20 Pro juga sangat tepat untuk bisa bermain PUBG Mobile tanpa khawatir dengan grafis yang patah-patah.
Sebagai seri premium, P20 Pro hadir dengan spesifikasi kelas atas dengan Kirin 970, RAM 6GB, dan pilihan penyimpanan 128/256GB.
Tak hanya itu, layar smartphone yang lapang dipastikan bakal menambah pengalaman terbaik untuk bermain gim PUBG.

3. iPhone X

Meski banyak produk Apple jarang yang dikaitkan erat dengan gim, iPhone X ternyata sangat mampu digunakan untuk main berbagai jenis gim.
Bagaimana tidak, iPhone X sudah hadir dengan prosesor terbaru buatan Apple, yakni A11.
Untuk mendongkrak performa bermain gim PUBG Mobile secara maksimal, iPhone X didukung oleh RAM 3GB, memori internal 64/256GB, dan kapasitas baterai yang mumpuni.
Tak hanya itu, layar OLED iPhone X yang berukuran 5,8 inci pun mampu memberikan pengalaman bermain gim juga maksimal.

4. Galaxy S9 Plus

Galaxy S9 Plus adalah satu smartphone Samsung lain yang masuk ke dalam daftar ini. Seperti Galaxy Note 9, perangkat ini hadir dengan spesifikasi hardware yang tinggi.
Selain itu, Galaxy S9 Plus hadir dengan ukuran layar 6,2 inci sangat lapang untuk bermain gim, dan cerah dengan layar Super AMOLED.

5. Oppo Find X

Smartphone terakhir yang masuk ke dalam daftar ini adalah seri premium dari perusahaan Tiongkok lainnya, yakni Oppo Find X.
Hadirkan mekanisme kamera utama yang unik, Oppo membuat layar smartphone terasa lebih besar dan tepat untuk bermain gim, seperti PUBG Mobile.
Dalam hal spesifikasi, Oppo Find X hadir dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 845, RAM 8GB, dan pilihan memori internal sebesar 128/256GB.
Bermain gim di Oppo Find X pun semakin puas berkat teknologi VOOC Flash Charge yang mampu mengisi baterai dengan cepat dalam waktu yang singkat.

Cari Talenta Muda eSports Tanah Air, High School League 2018 Resmi Digelar




Tak dapat dimungkiri, perkembangan esports di Indonesia semakin mendapatkan perhatian banyak pihak.
Terbukti, digelarnya pertandingan eksibisi eSports di Asian Games 2018 mendapatkan sambutan luar biasa dari banyak gamer di Tanah Air dan negara peserta.
Berkaca dari hal tersebut, sebuah liga esports  SMA pertama tingkat nasional secara resmi diumumkan.
Diberi nama High School League (HSL) 2018, turnamen ini akan digelar di 8 kota di Indonesia, seperti Jakarta, Bogor, Bandung, Solo, Surabaya, Malang, Medan, dan Makassar.
Bagi pihak sekolah yang ingin bertanding bisa mendaftarkan tim Dota 2 bentukannya melalui situs HSL (www.ihsl.id) hingga 12 Oktober 2018.
Seperti turnamen esports lainnya, tim yang bertanding di HSL 2018 bakal memperebutkan sejumlah hadiah. Adapun total uang hadiah yang diperbutkan dalam turnamen ini hingga 1,2 miliar.
Adapun hadiah tersebut dalam bentuk berupa beasiswa, penyediaan kurikulum eSports, biaya subsidi untuk guru pembimbing ekstrakurikuler eSports, hingga perlengkapan untuk lab eSports sekolah berupa PC Gaming.
Dikutip dari siaran pers yang diterima, Jumat (14/9/2018), presiden HSL 2018, Stevanus, mengatakan turnamen ini digelar untuk mencetak bibit-bibit baru dunia eSports Indonesia di masa depan yang berasal dari dunia pendidikan nasional.
Stevanus mengatakan, “eSports adalah olahraga adu kecepatan dan kecerdasan dalam berstrategi, serta konsentrasi dan reflek yang perlu mendapatkan dukungan fisik yang prima."
"Kami meyakini, dunia pendidikan adalah mitra yang tepat bagi eSports dalam mencari bibit-bibit muda penuh potensi dengan sikap dan perilaku yang baik yang siap diandalkan untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.”
Penyelenggaraan HSL 2018 juga mendapatkan tanggapan positif dari pakar kejiwaan anak, keluarga, dan pendidikan dari Universitas Indonesia, Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si.
“HSL 2018 dan kegiatan serupa, diharapkan makin mengedukasi keluarga dan dunia pendidikan Indonesia akan pentingnya optimalisasi pemanfaatan kemajuan teknologi untuk mendukung torehan prestasi dan kompetensi anak di masa depan," ucapnya.
HSL 2018 terselenggara berkat dukungan serta komitmen tinggi dari berbagai pihak, di antaranya adalah JD.ID, Lenovo dan NVIDIA, serta iCafe-iCafe berstandar internasional tersertifikasi Ge

Jumat, 07 September 2018

Ingin Main Gim Shadow of the Tomb Raider di PC? Simak Spek Lengkapnya



Gim seri terbaru petualangan Lara Croft,  bakal meluncur di pasaran kurang dari dua pekan lagi.
Jelang peluncuran tersebut, Square Enix, selaku pengembang gim akhirnya mengungkap spesifikasi hardware PC minimun dan rekomendasi yang mampu memainkan gim tersebut.
Tak perlu khawatir, bagi kamu yang mengaku fans berat  tidak membutuhkan kartu grafis RTX terbaru untuk menikmati seri gim terbaru Tomb Raider.Dikutip dari laman Forbes, Jumat (6/9/2018), spesifikasi hardware minimum yang dibutuhkan termasuk prosesor Intel Core i3-3200 atau AMD FX 4300 atau lebih tinggi.
Sedangkan kartu grafis (graphic prosessor unit, GPU) yang dibutuhkan antara lain, Nvidia GTX 660 (atau GTX 1050) atau Radeion HD 7770.Lebih lanjut, spesifikasi hardware PC yang direkomendasi untuk bermain gim Shadow of the Tomb Raider meliputi prosesor dan kartu grafis kelas menengah.
Adapun prosesor GPU yang direkomendasikan adalah Intel Core i7-47770K atau AMD Ryzen 5 1600, dibantu dengan GPU GTX 1060 atau Radeion RX 480 agar bisa memainkan gim di setting-an 1080p.
Sayang, Square Enix masih belum mengungkap spesifikasi rekomendasi PC agar bisa memainkan gim tersebut dalam format Ultra Spec dengan tampilan 1440p atau 4K.Untuk lebih lengkapnya, kamu bisa cek spesifikasi minimun dan rekomendasi PC yang dibutuhkan untuk bermain Shadow of the Tomb Raider.
Spesifikasi Minimum
RAM: 8GB, OS: Windows 7 64 bit, CPU: Intel Core i3-3220 or AMD FX 4300, Hard Drive Space Required: 40.0 GB, DirectX: DirectX 11 compatible, Nvidia GPU: Nvidia GTX 660 or GTX 1050 dan Radeon GPU: AMD Radeon HD 7770
Spesifikasi Rekomendasi
RAM: 16GB, OS: Windows 10 64-bit, CPU: Intel Core i7 4770K or AMD Ryzen 5 1600, Hard Drive Space Required: 40.0 GB, DirectX: 12, Nvidia GPU: Nvidia GeForce  GTX 1060 6GB, dan Radeon GPU: AMD Radeon RX 480 8GB
Informasi, Shadow of the Tomb Raider bakal meluncur di pasaran pada 14 September 2018 untuk platform PC, Xbox One, dan PlayStation 4.

Sony Rilis PlayStation Classic

Sony Bakal Rilis PlayStation Classic, Catat Tanggal Peluncurannya Bercermin dari kesuksesan  Nintendo  merilis ulang konsol lawasnya...